Catatan dari Gebyar Kuliner Jawa Tengah 2011 2
Minggu, 4 Des '11 18:34
Gebyar Kuliner Jawa Tengah 2011 diadakan mulai tanggal 3-4 Desember 2011, dimana acara tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Propinsi Jawa Tengah sebagai bagian dari acara Semarang Great Sale 2011 dan bertujuan untuk mempromosikan serta memajukan pariwisata Jawa Tengah, khususnya dibidang kuliner.
Acara ini diselenggarakan di Gedung Lawang Sewu yang juga satu lokasi dengan Acara Great Sale di sisi kiri halaman Gedung Lawang Sewu yang menjual aneka batik serta tenun dengan harga khusus selama acara hingga 50% untuk item tertentu. Sementara Gebyar Kuliner Jawa Tengah diselenggarakan dihalaman tengah Gedung Lawang Sewu yang diisi oleh stand dari berbagai daerah di Jawa Tengah termasuk juga rumah makan, waralaba dan produk makanan minuman yang juga turut berpartisipasi dalam acara ini. Kecap Sukasari, Mbah Jingkrak, Es Mie, Chicken In Red, Tiara snack sampai stand dari beberapa kabupaten di Jawa Tengah semua berkumpul dalam satu area, jadi pengunjung bisa menjelajah kekayaan kuliner Jawa Tengah hanya dalam satu langkah.
Tinggal cari saja apa yang dimaui, seperti pindang serani, aneka kudapan dari waluh, manisan buah caraca, pecel rumput laut, soto gerabah, soto karang dari karanganyar, mie ongklok, soto kemiri, mendoan, bakso bandeng, lumpia bandeng, lemper bandeng, mie lontong, sop serani gurami, jenang kudus, dawet ayu, bandeng presto, lumpia semarang sampai dengan telur asin andalan Kabupaten Brebes.
Dilokasi juga ada replika Tugu Muda setinggi 6 meter yang dilapisi dengan ribuan roti ganjel rel sebagai icon yang juga dijadikan ajang berfoto bersama untuk kenang-kenangan. Hanya sayang pada hari Sabtu acara Gebyar Kuliner ini tidak begitu banyak pengunjung dikarenakan hujan yang mengguyur, bahkan festival band yang sekiranya diadakan disanapun harus ditunda menunggu hujan berhenti dan untuk berjaga-jaga agar tidak terjadi korsleting listrik karenanya.
Memang tidak semua kabupaten dan kota di Jawa Tengah hadir dalam perhelatan kuliner tahun ini. Daerah Tingkat 2 yang mengikuti acara ini diantaranya : Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Magelang, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Kendal, Kabupaten Blora, Kota Surakarta, Kabupaten Pati, Kabupaten Jepara, Kabupaten Brebes, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Sragen, Kabupaten Kudus dan instansi serta waralaba. Suasananya memang cukup ramai dan bertambah ramai pada siang hari ketika cuaca pada hari ini memang lumayan bersahabat. Acara Gebyar Kuliner Jawa Tengah 2011 ini juga diramaikan dengan lomba masak yang melibatkan beberapa perwakilan dari wilayah-wilayah di Jawa Tengah maupun kota Semarang sendiri dan menariknya diikuti oleh generasi muda.
Lomba masak yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB ini membuat berbagai aneka makanan khas Jawa Tengah, baik yang masih orisinil maupun yang sudah dimodifikasi khususnya dari segi penampilan, dan menjadi representasi dari kabupaten-kabupaten di Jawa Tengah. Antaranya yang menarik perhatian adalah risol telur asin dari Kabupaten Brebes, modifikasi pindang serani dari Kabupaten Jepara, mie ongklok dalam nanas dari Kabupaten Wonosobo, modifikasi mendoan dengan bumbu daging dan nacho mendoan dari Banjarnegara, Pati dengan nasi pindang, Kebumen dengan nasi penggeng, soto Kriyik dari Purbalingga, tiwul ala nasi goreng dari Wonogiri, soto sokaraja dari Banyumas dan banyak lagi makanan-makanan yang dikreasi sehingga tampil lebih menarik untuk mengundang selera.
Gebyar Kuliner Jawa Tengah 2011 kali ini cukup meriah jika dilihat secara umum. Aneka makanan dari berbagai wilayah di Jawa Tengah bermunculan, termasuk yang sulit dicari di Kota Semarang. Semangat Pemerintah Kota Semarang untuk menghidupkan event-event semacam ini sejatinya perlu diapresiasi terlepas dari kekurangan-kekurangan yang ada karena memang tidak ada yang bisa sempurna. Ketertiban pengunjung juga sebaiknya lebih ditingkatkan, sampai ada peringatan untuk tidak menginjak rumput-rumput yang ada di area Lawang Sewu untuk menjaga agar rumput tersebut tetap hidup dan menghijaukan area gedung warisan kolonial Belanda yang dianggap legendaris ini.
Diharapkan acara seperti ini dapat diselenggarakan secara teratur dengan event-event yang jauh lebih menarik, bahkan bila perlu dipromosikan secara intensif melalui iklan ataupun online, yakni lewat media online atau jejaring sosial yang sudah terbukti efektif dalam mewartakan satu informasi. Tahun depan diharapkan juga pesertanya semakin bertambah. Kabupaten yang tidak ikut untuk tahun ini nantinya bisa berpartisipasi dalam kegiatan serupa ditahun berikutnya
Bambang Priantono
3 Desember 2011
Semarang
Tag: Semarang, kuliner, agenda
Terkait:
-
Oleh-Oleh Gebyar Kuliner Jawa Tengah 2011
Senin, 12 Des '11 07:23 -
Social Media Fest 2011, Ajang Kopdar dan Halal bi Halal Komunitas Online Kota Semarang
Minggu, 25 Sep '11 04:55 -
Mengejar Bubur Pekojan
Kamis, 19 Agu '10 05:33

Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat