Semarang Dalam Sajak: Dengan Puisi aku…….. 0
Senin, 25 Apr '11 07:58
Minggu 24 April 2011 masih dalam rangkaian acara Semarangers yang digelar selama 2 hari mulai 23 April 2011 dan Gongnya adalah 24 April 2011, dengan menggelar Semarang dalam Sajak: Dengan puisi aku...
Sangat disayangkan acara yang sebetulnya dikemas begitu megah tidak mendapatkan penonton yang memadai, apakah karena apresiasi masyarakat Semarang terhadap kesenian yang sangat rendah atau karena kurangnya publikasi sehingga acara tersebut sepi penonton.
Patut diacungi jempol ketua panitia Djawahir Muhammad yang tetap percaya diri untuk memulai acara malam itu tanpa molor, hanya karena keinginan menunggu yang masih belum datang. Sebuah gebrakan yang patut kita contoh untuk menyelenggarakan sebuah acara kesenian yang biasanya identik dengan terlambat.
Masih bersyukur Semarang memiliki Darmantao Jatman dan Prof. Eko Budihardjo yang memiliki komitment penuh terhadap kesenian di Semarang. Dalam kondisinya yang sudah berkursi roda Darmanto Jatman datang untuk mengikuti acara, walaupun tidak bisa mengikuti sampai acara berakhir dan harus meninggalkan gedung karena kondisinya. Berbeda dengan Prof. Eko yang masih berkenan bertahan sampai acara berakhir. Memang sangat Pas kalau Prof. Eko diminta menjadi Ketua untuk bisa mewujudkan berdirinya Musium Semarang dan Pesisiran.
Pengisi acara yang sebagian adalah Wong Luar Semarang antara lain Hadi Lempe, Mart Ana, Putri Ayu, Petrus dll. Malam itu tampil mempesona Eko Tunas, Romo Sudi, Prof Eko juga Duet Driya dan Ratu Ayu, dan tidak ketinggalan Djawahir yang masih piawai membacakan 2 sajaknya.
Ikut mengisi malam itu bagi saya merupakan sebuah kehormatan sebagai warga Semarang yang cinta akan kota tempat tinggalnya. Dengan harapan semoga lebih sering diselenggarakan acara seperti ini untuk bisa menggugah kecintaan warga Semarang kepada kota yang ditinggalinya, terutama penting untuk mengajak aparat pemeritahan mulai dari para lurah sampai Pak Wali Kota, agar mereka tahu apa harapan warga Semarang terhadap kota yang dicintainya, jangan hanya pinter ngobrak-abrik Kota Semarang saja.
Tag: Semarang, sajak, cinta Semarang
Terkait:
-
Semarang Night Carnival 2012
Minggu, 29 Apr '12 05:39 -
Pemecahan Rekor Lumpia Terpanjang 2012
Senin, 23 Apr '12 13:31 -
Quo Vadis Candi Tugu?
Senin, 16 Apr '12 10:29
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
maknyos: Jos Gandhos

Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat