Jalan Rusak arah Beringin-Ngaliyan 1

Minggu, 3 Okt '10 23:36

SEMARANG- Uneg-uneg jalan rusak mungkin tidak hanya menjadi masalah klasik yang sering dibicarakan masyarakat. Pada umumnya jalan yang mengalami kerusakan akan diperbaiki menjelang hari besar seperti Idul Fitri atau ketika ada Pejabat yang akan melintasi area tersebut. Pada artikel ini saya mencoba mengulas jalan arah Beringin-Ngaliyan yang sudah hampir delapan tahun tidak ada penanganan serius. Sistem tambal sulam seperti gigi kita yang sakit acap kali dilakukan. Kondisi curah hujan, geologi tanah, dan meningkatnya jumlah kendaraan yang melintasi ditengarai sebagai faktor penyebab kerusakan jalan ini. 

Kecelakaan ringan hingga parah pun menghantui setiap pengendara baik motor dan mobil yang melintas di arah ini. Namun seiring perkembangan area ini, dimana pada tahun 2002 pertama kali hanya ada beberapa pemukiman saja, kondisi jalan sudah sedemikian parah, hingga saat ini ada sekitar empat (4) pemukiman baru membuat kepadatan pelintas jalan ini jauh meningkat. Sangat ironis memang kondisi parah ini hanya terbantu oleh swadaya masyarakat sendiri yang mencoba menutup loebang-loebang *karena lamanya lubang* dengan brangkal ala kadarnya. Tetapi jika hujan pasti akan tergerus air dan kembali menjadi kolam berbahaya ketika melintasi pada malam hari. 

Bersiaplah untuk lebih sering memperbaiki per, shock, velg dan roda kendaraan anda jika anda melintasi jalan ini. Sempat terpikir bagaimana jika diusulkan menjadi arena rally saja, toh tikungan dan hambatan menjadi tantangan tersendiri. Belum lagi jika terjadi persimpangan dan menghambat lalu lintas karena menghindari loebang tersebut. Jangankan di jalan yang kondisinya datar, ketika anda masuk pertama kali *dahulu untuk memutar Bus Damri* jalanan turun pun ada 5 loebang cukup dalam dan berbahaya yang harus dihindari. Kemudian mengapa tidak ada yang tanggap dan serius membantu jalan ini, entah pihak pengembang, pemkot atau warga sendiri? Tanggung jawab bersama sepatutnya diperlukan demi keamanan dan kenyamanan bersama.


Tag: Semarang, Ngaliyan, jalan, rusak, beringin, parah

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Fredy 0 0
lebih tepatnya seperti "sungai kering" mas

Silahkan login untuk memberikan pendapat