Odong-Odong 9
Rabu, 18 Agu '10 12:10
Ketika taman bermain perlahan berubah menjadi mall, apartment, dan gedung perkantoran, maka yang paling merasa dirugikan adalah anak-anak. Kebebasan mereka untuk menikmati lapangnya tanah harus tertahan karena arus pembangunan yang terus-menerus berjalan. Pada saat itulah masyarakat dituntut untuk lebih cermat untuk mengatasi keadaan.
Odong-odong adalah permainan untuk anak-anak yang dijajakan secara keliling. Bentuk permainan ini merupakan salah satu contoh ke-kreatif-an segelintir orang untuk memanfaatkan berkurangnya sarana hiburan untuk anak-anak. Hiburan semacam odong-odong ternyata masih teramat sangat dibutuhkan anak-anak kecil ketika budaya playstation dan permainan elektronik lainnya mulai berkembang.
Odong-odong bukan hanya sebuah permainan yang dikayuk oleh 1 orang dan kemudian dinaiki oleh beberapa anak kecil, namun juga mengenalkan anak-anak pada lagu anak-anak. Ya, ditengah krisis lagu anak-anak ini banyak orang tua yang mengeluh dan khawatir pada perkembangan anak-anaknya.
Dengan berbekal uang 3000, anak-anak bisa naik odong-odong dengan diiringi lagu anak-anak sekitar 15 menit (CMIIW). 1 odong-odong bisa diisi 4-6 orang anak. Keren Kan?! Menurut saya ini keren sekali, karena sangat menghibur anak dan menambah wawasan mereka tentang lagu yang seharusnya mereka dengar. Tukang odong-odong berkeliling dari satu tempat ke tempat lain. Hal ini tentu saja makin memudahkan orang tua karena tanpa perlu keluar jauh dari rumah anak mereka bisa senang.
Tag: Semarang, odong-odong, anak-anak, permainan anak
Terkait:
-
Terbangkan Layang-layang ke Kalimantan
Rabu, 9 Nov '11 20:01 -
Gerakan Umrah Bareng 1000 Jamaah
Selasa, 3 Jan '12 14:59 -
Pemandangan Gunung Brintik
Selasa, 20 Des '11 13:02
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
maknyos: Lheb Godhek
-
nonowaewis: Lheb Godhek
-
jatiblack: Lheb Godhek

Komentar:
maksude ce i en te a satu malam lho kky...
keliatan tuh mupeng banget hehe
Wah tenan to wes tak tebak, nak sing komen cah-cah loenpia ki mesti marai my weteng mules ngenes tok ik..
waaaaaaaaaa...
Silahkan login untuk memberikan pendapat