Menikmati Ceker Presto di Indraprasta 24

Senin, 2 Agu '10 06:49

Anda suka ceker ayam? Dimodel apa saja? Di sop? Di goreng? Dicampur dengan Mie Ayam? atau dibuat kripik? Pastinya ada seribu satu cara untuk menjadikan organ jalan ayam ini sebagai makanan alternatif. Namun banyak juga orang yang tidak menyukai sama sekali ceker ayam, disebabkan umumnya merasa jijik atau geli. Termasuk saya secara pribadi.

Akan tetapi naluri kuliner saya tergelitik ketika di Jalan Indraprasta, tepatnya persis seberang Rocket Chicken ada sebuah warung lesehan yang baru tiga hari terakhir ini buka. Warung ini mengkhususkan diri untuk menjual semua makanan bertema ceker ayam. Bukan ceker ayam biasa, melainkan ceker yang sudah dipresto sehingga lunak hingga tulangnya pun bisa dimakan. Dengan setengah jijik setengah penasaran sayapun coba pesan salah satu menunya, yakni Ceker Ayam Crispy alias Ceker Ayam Goreng Tepung.

Ketika saya coba....wah! ternyata renyah sekali! Rasanyapun gurih dengan balutan tipis tepung beras, telur dan bumbu. Kenikmatannya akan bertambah bila dipadukan dengan nasi bakar yang juga gurih. Kali pertama saya cuma habiskan 4 ceker, dan kemarin lima ceker saya habiskan. Ternyata memang rasanya gurih, renyah, dan kalau bahasa Inggrisnya adalah juicy karena kolagen yang terkandung didalam ceker ini mencair menjadi seperti lem, dan konon sangat baik untuk kesehatan.

Selain ceker crispy, Warung Tenda Lesehan Spesial Ceker Presto ini juga menyajikan menu lain bertema ceker, yakni:
1. Ceker Bacem
2. Ceker Ungkep
3. Ceker Crispy sendiri
4. Ceker Asam Manis, dan
5. Sop Ceker Presto

Semuanya masing-masing hanya seharga 5000 perak, dan cekernya ada lima. Cukup murah meriah! Ditambah nasi bungkus istimewa yang tersedia disana sebagai teman makan sang ceker seperti Nasi Kepel, Nasi Uduk ataupun Nasi Bakar. Harganya bervariasi, Nasi Kepel dihargai 1500 rupiah, Nasi Uduk 2500 dan Nasi Bakar 3000. Saya pribadi lebih suka nasi bakar, karena kombinasinya nendang dengan ceker crispy yang saya makan plus saus tomat.

Penasaran? Silakan bagi para penyuka ceker untuk mencobanya, terlebih jika melintasi Jalan Indraprasta mulai jam 6 sore keatas, karena aktivitasnya baru mulai jam sedemikian. Karena ceker dipresto itulah, saya mulai suka dengan ceker ayam..tapi...dengan catatan, dipresto! Bukan masak biasa...maknyusss

 

Bambang Priantono
2 Agustus 2010
Indraprasta, Semarang Tengah
6:47 WIB


Tag: Semarang, kuliner, makanan, jajanan

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

maknyos 0 0
wah murah meriah yo kang, sayang kantor ku sudah pindah dari daerah sana....kalo nggak bisa tiap hari kesana : D
elafiq 0 0
kali pertama cekernya cuma habis 4 mas? yang 1 dibungkus? hihihihi....

Sip... kapan-kapan njajal ah....
den bagus 0 0
Perlu dicoba ini, anak2ku penggemar ceker ayam. Mg2 habis makan ndk trs ceker2an : )
nonowaewis 0 0
@maknyos : hehehehe..sekali-sekali kesini dong
nonowaewis 0 0
@ den bagus : monggo...
nonowaewis 0 0
elafiq : hehehehehee...monggo dipun njajal
jatiblack 0 0
den bagus: Ono-ono ae kang. :-D

Ah, kapan-kapan meh njajal icip-icip. : )
nonowaewis 0 0
Ayo monggo..mumpung sik sepi lho
ninazski 0 0
cakarnya kelihatan serem di situ haha
nonowaewis 0 0
Heheehe..namanya aja ceker
aros 0 0
rasane kyok pie ya kang??
jatiblack 0 0
aros: Wes mesti koyok ceker to kang. Mosok koyok untu. :-D
kuncriit 0 0
kapan2 kudu njajal....
nonowaewis 0 0
Buruaaann....
endahyellow 0 0
Maknyusssss........... : )
kojek 0 0
ah ssk mampir ah rak ketang nginceng tok koyok pie rasane.......
nonowaewis 0 0
endahyellow: hayoo dijal
nonowaewis 0 0
kojek : monggo dijal
jatiblack 0 0
kojek: Halah kang, sampean kuwi nek mung ono gratisan gek gelem mangan. Nek yarwe yo pikir-pikir sek. : )
nonowaewis 0 0
Hahahahahaha....prinsip ekonomi tenan ik
kojek 0 0
jatiblack: yo wes ngene ki "wong kere akeh geleme"
nonowaewis 0 0
Yo kuwi
jatiblack 0 0
kojek: Kowe kuwi sugih tapi rak ngetok-ngetok'i sugih.
Wakakakakkkkk........... :-D
koko de djamal 0 0
sayang ya cuman bertahan 2bulan saja : ((
sekarang sudah tidak jualan lagi

*mbaca tolak balak*

Silahkan login untuk memberikan pendapat