Legenda Semarang: Sedayu Tugu Sembungharjo 7

Selasa, 6 Jul '10 00:02

Bermula dari talang Masjid Agung Demak, jadilah tugu di Jalan Sedayu Tugu Sembungharjo. Karena wingit, warga dan pemerintah tak berani membongkarnya meski keberadannya merintangi jalan.

Perihal wingitnya tugu berbentuk segitiga itu diceritakan Saidun Ketua RT 06 RW 02 Kelurahan Sembungharjo. "Beberapa tahun lalu saat ada proyek pelebaran jalan, pihak kontraktor akan merobohkan tugu ini. Tapi wurung karena kepala proyek diimpeni (didatangi lewat mimpi-red) agar jangan mengusik tugu ini," jelasnya.

Setelah berembug dengan warga sekitar, akhirnya disepakati tugu yang didirikan tahun 1975 itu tetap dipertahankan.  Adakah "sesuatu" yang membuat tugu itu dikeramatkan? "Kalau sesuatu yang berkaitan dengan makhluk halusnya sih tidak. Tetapi di dalam tugu ini terdapat talang (saluran air hujan) peninggalan Walisongo," jelas h Ahwan warga   RT 02 RW 05.

Menurutnya, pelestarian tugu merupakan penghargaan terhadap jasa-jasa Wali Sembilan dalam menyiarkan agama Islam di Sembungharjo dan sekitarnya."Jadi kita apresiasi dari sisi sejarahnya," jelas kakek berusia 75 tahun ini.

Berdasar cerita turun temurun, tugu ini memiliki kaitan dengan rencana Walisongo untuk mendirikan masjid Agung Demak. Untuk melengkapi bagian atap masjid, Walisongo mengirim utusan untuk membawa sebuah talang yang terbuat dari kayu jati. Pesan dari Sunan Kalijaga, talang itu harus sampai di Demak sebelum fajar menyingsing.

Entah mengambil dari mana, yang jelas perjalanan tersebut melintasi daerah tersebut. Saat tengah asyik membawa talang, sang utusan dikejutkan suara orang menumbuk padi."Suara orang nutu pari itu berasal dari arah Karangkimpul," jelas Ahwan.

Mendengar suara lesung beradu dengan lumpang, sang utusan mengira hari telah beranjak pagi. Merasa gagal memenuhi titah, talang itu ditinggalkan begitu saja di kebun pisang.

Ahwan mengaku pernah melihat talang itu sebelum ditanam di dalam tugu. "Berupa kayu jati yang dikrowaki bagian tengah dengan panjangnya sekitar satu meter," jelasnya.

Dulu kayu itu berada di kebun pisang milik Kyai Salam. Atas inisiatif pemilik tanah, dibuatkan semacam gardu untuk menyimpan talang keramat itu.

Keberadaan talang sempat terancam saat pemerintah membangun jalan Sedayu Tugu (waktu itu namanya Sedayu Talang) sekitar tahun 1975. Berdasar denah, proyek menabrak gardu penyimpanan talang.

Semula, pemilik proyek bersikukuh memindah talang tersebut,  namun batal karena protes warga.  Kemudian disepakati pembuatan tugu untuk menanam talang keramat tersebut.

Berasal dari Sedah Ayu

Perihal asal muasal nama Sedayu, dia menuturkan dari kata Sedah (daun sirih) dan Ayu. "Dulu di kawasan ini banyak pohon sirih yang merambat di Pohon Randu. Godhong suruh-nya memiliki kualitas ayu (baik) sehingga timbul istilah Sedah Ayu, kemudian berubah menjadi Sedayu," ujarnya.

Dahulu tugu ini masuk Kelurahan Bangetayu (Wetan). Nama Bangetayu berasal dari bangetan (nama sebuah pasar) dan ayu (dari sedah-ayu). "Yang memberi nama Pak Lurah, untuk mengenang  cikal bakal kelurahan," jelasnya tanpa merinci nama lurah dan menjabat tahun berapa.

Sampai saat ini, tugu tersebut masih dijaga kelestariannya oleh warga. Sebenarnya keberadaan tugu tersebut menggangu arus lalu lintas. "Sering ada kendaraan terperosok ke selokan karena jalannya sempit," jelas Suhardi Ketua RW 03

Namun untuk memindah tugu, warga tidak berani. Sebagai solusi, warga melebarkan jembatan di kiri dan kanan tugu tersebut. "Dananya dari swadaya warga, terkumpul dua juta rupiah. Semua itu demi mempertahankan keberadaan tugu ini," ujar Tauhid Ketua RW 05.


Tag: opojal-starone-1, legenda Semarang, sedayu tugu

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Ahmed 0 0
keren ki mas ceritane. sip banget.
nonowaewis 0 0
Sip tenan wis
jatiblack 0 0
Lha jubule ono sejarahe to??
Kuwi kan kampung sebelahku. Sedayu Tugu. : )
Numpang Rame 0 0
jatiblack: lho sampeyan sedayu tugu, to kang? Sebelah endhi, aku bangetayu persada mburi perum korpri
jatiblack 0 0
Numpang Rame: Orak Sedayu Tugu kang, tapi Sedayu Indah.
Perum KORPRI cedak SD Bangetayu Wetan 3-4 yo kang??
Jubule kok tonggo dewe. : )
Numpang Rame 0 0
Lha anaku sekolahe Tk Sedayu Indah. Weleh-weleh, Kapan-kapan dolan omahku Perum Bangetayu Persada 08. Omahku ono spanduke Unika Soegijapranata karo Marimas
triecool 0 0
wkkwkkwkwkwk wong sedayu jati numpang koment : D : D

Silahkan login untuk memberikan pendapat