Soto Bayem Harga Bikin Ayem 11
Minggu, 4 Jul '10 21:38
Berbekal kreasi meraup rejeki. Itulah Soemarjo, pemilik Warung Makan Pring Gading Jalan imam Bonjol 1A. Pria kelahiran Boyolali ini jelas bukan koki. Tapi berkat "kenekatannya" meracik menu baru, warungnya kian laku.
Menu kreasinya yang disukai pelanggan adalah soto bayam. "Rasanya gurih dan segar," ujarnya mengomentari masakan andalan warungnya itu.
Soto bayam Pak Soemarjo memang mantap. Dengan menggunakan daging dan balungan sapi membuat rasa sotonya lebih gurih. Ditambah sambal kacang membuat rasanya bertambah legit. Adanya sayur bayam dan buah tomat membuat rasanya lebih segar.
Sembari leyeh-leyeh karena kecapaian melayani pelanggan yang bersantap siang, Soemardjo, menceritakan buka warung mulai tahun 1981. "Kala itu warung saya belum menyediakan soto bayam. Tahun 1990 baru baru ada," ujarnya.
Soto berisi nasi putih dibubuhi bayam, tauge, tomat, dan sambal kacang. Lalu disiram kuah soto sapi yang membuatnya bertambah segar. Untuk menikmati bisa ditambah kecap dan irisan cabe rawit. "Bagi yang suka pedas bisa ditambah sambal kecapnya," jelasnya.
Resep asli soto bayem itu sebenarnya diciptakan paman Soemardjo. Sekitar tahun 1970-an sang paman berjualan soto bayem di Solo. "kala itu saya masih kecil. Warung paman saya laku keras," ujarnya.
Karena suatu hal pamannya pindah ke luar kota. Warung soto itu akhirnya tutup. Soemardjo kemudian berusaha mereka-reka bumbu yang digunakan untuk membuat soto bayam. "Hasilnya seperti soto bayam yang Anda nikmati ini. Sama enaknya dengan buatan paman saya 40 tahun lalu," ujarnya kepada Harsem.
Dalam sehari paling tidak seratus porsi soto habis. Meski bercita rasa istimewa, harga yang dipatok membuat ayem. Seporsi soto bayem hanya dihargai Rp 4.000. padahal berisi seporong daging sapi mersi dalam ukuran kecil.
Pelanggan kebanyakan PNS dan karyawan swasta dari kantor di sekitar warungnya. "Pelanggan saya dari karyawan PLN, kantor pos, dan kantor sekitar sini," jelasnya.
Pelanggan lain adalah penglaju yang melintas di jalan tersebut. Para pelintas ke arah timur seperti Kudus dan Surabaya banyak yang mampir di di warung bambu itu.
Selain soto bayam warung ini menyediakan nasi rames, nasi gudeg, dan pecel. Sebagai pelengkap disediakan perkedel dan sate koyor.
Tag: opojal-starone-1, soto bayem
Terkait:
-
Pasar Prembaen
Rabu, 14 Jul '10 09:46 -
Drs. Kariadi
Selasa, 13 Jul '10 10:39 -
Kampung Blok M di Semarang
Selasa, 13 Jul '10 01:33
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
cilikiyik: manteb nda
-
maknyos: Lheb Godhek
-
nonowaewis: manteb nda
-
TiRoZ: Lheb Godhek
-
endahyellow: manteb nda
-
jatiblack: manteb nda

Komentar:
Penasaran juga nich, kapan-kapan tak jajal'e. Biasane mangan Soto Ayam tok, nek bayem yo di Sayur Bening. Saiki ono Soto Bayem. Mangstab!!!
Silahkan login untuk memberikan pendapat