Pasar Johar Jaman Doeloe 8

Kamis, 1 Jul '10 06:59

Pasar Johar merupakan pasar tradisional terbesar di Semarang yang dirancang oleh Ir. Thomas Karsten pada tahun 1933 dan pada tahun 1936, rancangan tersebut diubah dalam rangka peningkatan efisiensi ruang.

Bangunan Pasar Johar dibuat di atas Pasar Djohar lama dan Pasar Pedamaran. Karena tanahnya kurang luas, maka Pasar Djohar mengambil sebagian tanah alun-alun, penjara kabupaten, dan beberapa toko-toko tua di sekitarnya. Dalam laporan tekhniknya, Karsten mengatakan bahwa harga tanah yang mahal harus dimanfaatkan secara maksimum, oleh karena itu Pasar Johar dibangun dengan menutup seluruh permukaan tanah yang tersedia, tanpa halaman dan beberapa bagian bangunan pasar terdiri dari dua tingkat.

Pasar Johar dibangun dengan menerapkan unsur-unsur arsitektur yang hingga sekarang menjadi ciri khas, yang pertaman adalah kolom-kolom yang berbentuk menyerupai jamur/cendawan (mushroom). Kedua adalah perencanaan bangunan yang cermat dan memperhatikan faktor lingkungan,. Hal ini tampak pada bagian atapnya yang dilengkapi dengan dibuat lantern, yaitu lobang untuk memasukkan sinar matahari dan penghawaan.

Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah telah melakukan suatu studi pelestarian tentang Pasar Johar dan dapat diketahui bentuk asli bangunan Pasar Johar. Bangunan asli Pasar Johar terbagi menjadi tiga bagian yaitu Johar Utara, Tengah dan Selatan dengan pintu utama di sebelah barat tepatnya menghadap Masjid Kauman. Saat ini, bangunan Pasar Johar telah mengalami penambahan di berbagai sisi bentuk bangunan asli sulit untuk ditemu kenali kembali.

Pasar Johar merupakan bangunan bersejarah yang dilindungi oleh UU No 5 Tahun 1992 tentang Benda Cagar Budaya, UU Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung dan berapa peraturan lainnya. Berdasarkan peraturan perundang-undangan tersebut dapat disimpulkan bahwa Pasar Johar perlu untuk dilestarikan.

 

 

 

 


Tag: opojal-starone-1

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

jatiblack 0 0
Keren gan, sekarang Pasar Johar kok kumuh ya??
Kapan nich dibenahi?? : )
maknyos 0 0
jatiblack: sering belanja disana? atau jualan disana?
Numpang Rame 0 0
Weleh-weleh, zaman mbiyen nang Djohar urung ono bakul vcd bajakan : )
TiRoZ 0 0
Mbah Jati >> la meh di renov malah do ga setuju noO, piye jal....?
(ngga Opojal....^^)

Maknyos >> dulu wkt kecil sering ikut nenek belanja di sana, kang maknyos.....He"

Numpang rame >> Wkkkwkwkwk, Yo mesti kang jaman ndisik onone mah bajak laut.....Ha"
andhika 0 0
host .... kuwi mak'ku byasane yo blonjone ning kono...
saiki yo jek tetep ning kono
hidup pasar johar
M taufiq 0 0
ada pasar maling juga
TiRoZ 0 0
>> He" pasar johar memang ngga ada matinya,
kemaren jg abis belanja dsna harganya miring....He"

Taufiq >> iyo pasar maling'e sing marai murah.....hahahahaa"
nonowaewis 0 0
Hehehehe, membayangkan hidup di masa itu

Silahkan login untuk memberikan pendapat