Pecel Tumpuk Bikin Marem 7

Selasa, 29 Jun '10 23:15

Seporsi pecel tumpuk khas Madiun akan membuat perut kekenyangan.

Kenyang dan marem. Itulah sensasi yang terasa setelah menyantap seporsi pecel tumpuk di Jalan Soekarno-Hatta 175-B Tlogosari. Bagaimana tidak wareg, dua porsi pecel ditumpuk menjadi satu. Urutan racikannya adalah gudangan disiram sambel pecel, ditumpuki gudangan, disiram sambel pecel lagi. Porsi makanan di warung milik Heriyanto ini sengaja dibuat dalam ukuran jumbo. Aneka minuman penghilang haus seperti es jeruk atau es teh juga disajikan gelas berukuran besar. "Agar pengunjung marem dan puas," ujarnya.

Meski porsinya besar, harga yang dipatok sangat miring. Seporsi pecel tumpuk (termasuk nasi putih) hanya Rp 3.500. Padahal rasanya echo. Racikan gudangan (sayur) berupa daun bayam, kol, kacang panjang, dan taoge yang dikukus matang terasa sedap dan segar. Tambahan kenikir dan godong turi semakin memperkuat rasa. Setelah disiram sambel kacang tercipta paduan rasa segar yang mantap. "Bumbu pecelnya merupakan rahasia keluarga. Warisan ibu saya dari Tulungagung," ujar Arek Suroboyo ini.

Saban hari warung di seberang Jalan Suhada Raya ini didatangi sedikitnya 200 pengunjung. "Pelanggan kebanyakan pegawai pemerintah dan karyawan swasta. Mereka menyantap pecel tumpuk untuk sarapan atau makan siang," ujarnya.

Cara penyajian pecel dengan cita rasa manis-segar ini cukup unik. Yakni diracik di atas piring lidi yang dilapisi daun pisang. Pelengkap standar pecel spesial ini adalah oseng tempe dan keripik. Jika kurang marem, bisa minta ditambah babat, kebok (paru) goreng, pepes ikan, atau pindang.

Warung yang buka setahun ini juga menyediakan menu khas Jawa Timuran. Di antaranya soto grabah, soto balungan, dan rawon Surabaya.

Bagi Heriyanto, berjualan pecel tumpuk melahirkan romantika yang tak akan lekang oleh waktu. Berkat dodolan pecel di kota Lunpia, dirinya berhasil mempersunting gadis cantik warga jalan Suhada Raya. "Baru tiga minggu kami menikah, jadi masih pengantin baru," ujarnya setengah malu. 


Tag: opojal-starone-1, pecel tumpuk

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

maknyos 0 0
wah deket rumah...markicob (mari kita coba!)
jatiblack 0 0
maknyos: Yuk.........traktir ya pak......... : )
Numpang Rame 0 0
Komentarnya idem sama jatiblack: nunggu traktiran
maknyos 0 0
Numpang Rame: paling enak memang rasa mbayar : D
TiRoZ 0 0
>> Weh bukanya jam brapa tuh, sekalian pulang kerja bisa sarapan.....wwkkwkwkwkkKK
cilikiyik 0 0
wuah-wuah... musti nyuba ini... : )
Numpang Rame 0 0
TiRoZ: pulang kerjanya jam piro, Mas kok langsung sarapan ...

Silahkan login untuk memberikan pendapat