Semarang dan Pesonanya 5
Senin, 28 Jun '10 10:50
Untuk Pak Wali Semarang,
Semarang sendiri mempunyai banyak objek wisata yang sebenarnya kurang diperhatikan oleh pemerintah kota. Jika Jakarta punya PRJ, maka Semarang punya PRPP. Surabaya punya mall besar, maka kota Semarang juga mulai dipadati oleh mall besar. Yogya dan Solo punya batik khas, Semarang pun juga punya batik khas Semarangan. Lampung punya pantai indah, Semarang juga punya Pantai Marina dan Maron yang jika diperhatikan kelestarian dan kebersihannya juga tak kalah menariknya. Pontianak punya beragam Klenteng yang mampu menjadi daya tarik, Semarang punya gang pinggir dengan beragam Klenteng besar dan juga Sam poo kong. Jadi Semarang bukan hanya terkenal dengan pesona mistis yang dihadirkan Lawang Sewu, namun berjuta pesona yang sebenarnya dipunyai Semarang, namun kurang bisa dimanfaatkan oleh pemerintah.
Kota lama Semarang dengan berjuta potensi dan budaya seharusnya bisa digali dengan mengadakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mengangkat wisata Semarang. Jangan lupa pada Vihara Buddagaya di Watugong, Kebun binatang di Mangkang, Candi di daerah Tugu Semarang, dan Tugu Suharto.
Cukup jelaskan wisata-wisata di Semarang ada banyak. Jadi Semarang tidak hanya terkenal dengan Lawang Sewu, Kota lama, Masjid Agung, dan Sam Poo Kong saja. Kemudian apa yang harus dilakukan? Pertanyaan yang sampai saat ini masih saja belum terjawab oleh pemerintah. Kembangkan acara-acara yang mampu membuat Semarang terlihat dimata kota lain.
Jika saya ditanya apa pemikiran saya untuk kota Semarang, saya ingin Jalan pemuda ditutup selama 1 atau 2 hari. Disitu nanti diadakan berbagai kegiatan seni dan budaya tentang Semarang. Warak Ngendok, Batik Semarangan, sampai makanan khas kota Semarang dihadirkan. Siapa saja undangannya? Pemerintah kota mengundang walikota atau bupati seluruh Indonesia, bahkan jika dimungkinkan pemerintah mengaet agen-agen tour untuk mengajak wisatawan mancanegara hadir diacara tersebut. Dalam kegiatan itu pula diadakan acara keliling ke semua objek wisata. Setelah acara tersebut selesai, pemerintah kota membuat acara dimana para tamu yang diundang tersebut memberikan kesan mengenai objek wisata Semarang. Mungkin dari acara tersebut akan timbul ide untuk pemerintah kota Semarang untuk bagaimana seharusnya objek wisata tersebut dilestarikan.
Bukan hal yang mudah tentunya untuk mewujudkan kegiatan yang saya paparkan diatas karena tentu saja akan memakan anggaran yang begitu besar. Tetapi demi memajukan kota, ada baiknya usulan saya menjadi wacana. Dengan adanya kegiatan seperti yang saya sebutkan diatas tentu saja pemerintah juga akan tergerak untuk membenahi kota dan mempersiapkan objek-objek yang akan dikunjungi wisatawan.
Sedikit harapan saya untuk pemerintah Kota Semarang demi majunya wisata kota Semarang. Semoga Semarang lebih terangkat namanya dimata kota lain dan dunia nantinya.
Gambar diambil dari sini
Tag: opojal-starone-1
Terkait:
-
Pasar Prembaen
Rabu, 14 Jul '10 09:46 -
Drs. Kariadi
Selasa, 13 Jul '10 10:39 -
Kampung Blok M di Semarang
Selasa, 13 Jul '10 01:33
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
maknyos: Lheb Godhek
-
jatiblack: Lheb Godhek
-
endahyellow: Lheb Godhek

Komentar:
Wah, jangan-jangan yang dinilai cuma bagian jalan-jalan protokol saja nich. Padahal masih banyak daerah yang kumuh. Terutama pasar-pasar tradisional.
Mudah-mudahan saja dengan terpilihnya Walikota yang baru, Semarang bisa lebih bersih, tertib, tertata rapi. Banyak tempat wisata yang perlu ditingkatkan biar lebih banyak yang mau berkunjung.
Nice info mas.
Kalo Semarang Bagian dari Asia, baru bener.
Silahkan login untuk memberikan pendapat