Tugu Soeharto, another myth, another magic, another mistic 7
Senin, 14 Jun '10 09:57
Suasana mistik. Saya sebenarnya rada jengkel juga nulis yang mistis mistis seperti ini. Namun apa daya. Karena 4 bulan ndak apdet blog dan ada mood menulis setelah sekian lama ndak nulis saya enggan melepaskan moment ini.
Semarang, jaman perang mempertahankan kemerdekaan mengandung unsur heroik yang tinggi. Tugu muda Semarang yang merupakan tugu peringantan perang 5 hari di Semarang menyimpan ribuan jenazah dibawahnya. Jenazah para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Heroik memang, ketika pada suatu ketika Soeharto, presiden kedua Republik Indonesia yang ketika itu masih berpangkat mayor yang bertugas di Semarang bergerilya melawan penjajahan belanda. Larilah beliau ke Sebuah alas (hutan) lebat disebelah selatan kota, kearah gunung pati. Sampangan yang dahulu masih rumpun bambu yang lebat terdapatlah tebing yang curam. Melompat beliau kedalam sungai yang merupakan bertemunya arus dua sungai dengan memegang sebuah tongkat. Disanalah tongkat itu ditancapkan dan sebagai memorial dibangun TUGU SOEHARTO.
Sampangan, terletak 5 KM dari pusat kota sekarang menjadi sebuah downtown dengan kepadatan penduduk luar biasa dikarenakan lebih dari 6 kampus yang berdiri disana, mulai dari UNISBANK, UNTAG, UNIKA, STIEPARI, AKABA 45, IKIP VETERAN dan UNNES lama. Mahasiswa yang menghuni Sampangan membuat perekonomian warga dengan sendirinya bergerak.
Saya ndak mau mbahas peta bagaimana cara mendapatkan ayam kampus dengan murah dan mudah, yang mau saya bahas disini adalah sebuah monumen bersejarah. Tonggak dimana orang meyakini bahwa pusaka Soeharto ditanam disini.
Tugu Soeharto terletak di Sampangan, tepatnya disebelah barat Pom Bensin Gunung Talang Semarang. Tepat sebelum jembatan besi legendaris penghubung Unnes dengan dunia luar. Dibawah jembatan inilah mengalir sebuah sungai dengan arus deras yang mengalir sepanjang tahun. Tepat 300 Meter dari sana, ada sebuah tempat pertemuan dua buah arus sungai, sungai garang (kali garang) dan sungai kreyo. Disinilah banyak orang mengharapkan berkah dengan cara kungkum. Kungkum atau dalam bahasa populer berarti berendam dalam air pertemuan dua arus sungai. Dengan melakukan hal ini diharapkan mereka akan mendapat berkah dan sukur sukur dapat pusaka.
Data yang saya dapatkan kurang akurat memang, karena pas kebetulan nonton TV saya lihat acara Dunia Lain Trans 7. Lantas saya tanya kepada orang orang daerah sampangan dan memang membenarkan kalau banyak ritual yang dilakukan untuk ngalap berkah. Ada yang untuk melanggengkan karier, supaya cepat naik pangkat. Ada juga yang memang melakukannya untuk kesehatan, bahkan narik pusaka. Tuah seorang Soeharto ternyata cukup besar bagi mereka penganut setianya.
Ingin mengunjungi tugu Soeharto? gampang saja. banyak angkutan yang bisa dipakai untuk menempuh jarak 5 Km itu dari pusat kota. Langsung saja naik angkot jurusan sampangan atau naik bus Minas GP turun jembatan besi. Langsung saja mencari pom bensin tugu Soeharto. Disana anda akan menemukan sebuah jembatan gantung yang cukup tinggi dan serem. Dibawah jembatan besi inilah tertancap sebuah tugu dengan ketinggian 8 meteran menjulang dengan cat berwarna putih. Disinilah biasanya ritual demi ritual berlangsung pada malam malam tertentu. Pernah suatu kali saya lewat disana dan mencium wewangian ndak wajar, dan ternyata memag ada orang yang sedang melakukan ritual.
Percaya ndak percaya? opini berada di anda. Kalau tulisan saya melanggar beberapa pihak, mohon dengan amat sangat silahkan tegur saya.
Tag: sejarah, ayam kampus, klenik, magic, tugu soeharto
Terkait:
-
Candi Tugu, Sepi Diantara Keramaian
Kamis, 8 Apr '10 11:19
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
maknyos: Jos Gandhos
-
cendol: Biasa wae
-
jatiblack: Jos Gandhos
-
endahyellow: Sip Tenan

Komentar:
tapi g tau juga apa bener semua itu, tapi yang saya tau itu semua g pernah ada.
mas dapat salam dari yang nunggu tugu soeharto
emang Tsnya uda pernah ke tkp .
japri ya hehehe
aku malah gak tau kalo ada tugu suharto
Silahkan login untuk memberikan pendapat