Tentang Kota Lama Lagi 9
Senin, 7 Jun '10 10:20
Saya selalu melewati daerah kota lama setiap berangkat kerja di pagi hari, dengan nunut membonceng naik honda di belakang bapak saya yang pegang stang.
Duduk di belakang membuat saya bisa bebas menikmati pemandangan di jalan. Hal ini menjadi hiburan tersendiri bagi saya. Saya suka mengamati bangunan-bangunan tua yang ada di kota lama, menikmati sisa-sisa kemegahannya, dan mengira-ngira kapan bangunan tersebut akan runtuh karena tampaknya tidak ada usaha untuk memperbaikinya. Tiap hari begitu-begitu saja. Ironis.
Andai saja bangunan tua itu diperbaiki, ditata lingkungannya, pasti akan menjadi tempat yang sangat bagus. Saya membayangkan berjalan-jalan di daerah kota lama, ada restoran atau kafe, di halaman depannya ada meja dan kursi kecil lalu orang-orang bisa makan di depannya, seperti kafe pinggir jalan yang ada di Prancis. Sambil menyusuri jalan-jalan di kota lama, alangkah kerennya kalau kita bisa masuk ke salah satu museum atau galeri di sana. Setelah melihat museum, akan keren lagi kalau bisa nonton wayang atau drama atau pertunjukan seni apa pun di kota lama. Atau mungkin ada demo ibu-ibu yang sedang membuat batik. Wah...
Saya berharap daerah kota lama bisa direnovasi dan direvitalisasi. Sayang jika bangunan yang demikian bagus dibiarkan mangkrak. Ayo, yang setuju dengan saya tunjuk jari...
Terkait:
-
Blusuk'an Sore di kota lama Semarang bersama Komunitas Loenpia
Jumat, 7 Okt '11 14:25 -
Little Nederland di Kota Semarang…
Jumat, 17 Des '10 10:51 -
Gerakan Umrah Bareng 1000 Jamaah
Selasa, 3 Jan '12 14:59
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
maknyos: Jos Gandhos
-
jatiblack: Jos Gandhos
-
Ahmed: manteb nda
-
nonowaewis: Lheb Godhek
-
lakone: Jos Gandhos
-
Numpang Rame: Jos Gandhos
-
endahyellow: Sip Tenan
-
viii: Lheb Godhek

Komentar:
- Lomba kostum jadul
- Lomba Sepeda ontel unik
- Lomba makanan tempo dulu
- Lomba fotografi
-Lomba lukis bangunan
dsb..
Pokonya biar kota lama dilirik investor dan segera dibenahi. Piye Nda?
Kalau kota dijadikan Walking Area aja gimana? Jadi nggak boleh ada kendaran, kecuali pejalan kaki.
bikin event bareng yuuuukkk....kolaborasi semua penggiat komunitas yang ada di kota semarang, pasti akan luarbiasa...yang semuanya akan numplek di kota lama....
hmm..sayang sekali aset wisata yang begitu besar terbengkalai sia"..daripada uang pemkot mubadzir buat sepak bola yang kurang menghasilkan apalagi akhir" ini mending dialokasikan kesitu..bisa nambah penghasilan kota sektor pariwisata..
bagus kali ya kota lama seluruhnya jadi daerah wisata kuliner dan pemasaran hasil kerajinan tangan daerah..seluruh kawasannya dijadikan area bersepeda dan jalan kaki..PR Pemkot Semarang selain R&B (Rob and Banjir) hehehe..
Silahkan login untuk memberikan pendapat