Semarang Car Free Day 0
Jumat, 28 Mei '10 06:02
Warga Kota Semarang menyambut baik hari bebas kendaraan bermotor (car free day) yang diadakan Pemerintah Kota Semarang, Minggu (23/5), di Jalan Pemuda, Kota Semarang. Warga berharap car free day dapat digelar secara rutin agar mereka dapat menikmati ruang publik yang bebas polusi.
Pelaksanaan car free day di Jalan Pemuda itu merupakan tindak lanjut upaya Pemkot Semarang setelah mendapat dorongan berbagai pihak. Beberapa komunitas, terutama komunitas bersepeda, pernah mengungkapkan aspirasi mereka akan lingkungan kota yang ramah terhadap pejalan kaki dan pesepeda dalam sebuah unjuk bincang, April lalu.
Pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor ini pun disambut baik. Pada Minggu pagi, warga memanfaatkan ruas jalan itu untuk berjalan-jalan atau berolahraga sepanjang pukul 06.00-10.00.
Terlihat rombongan siswa sekolah dari SMP Negeri 7, Kota Semarang, mengisi sebagian ruas jalan. Mereka bermain bulu tangkis, sepeda, atau voli di jalan itu. Ada pula rombongan pesepeda "Gowes Bareng Kompas Jateng" dan beberapa komunitas sepeda lainnya yang leluasa melalui jalan itu.
Nathanael (13), siswa kelas VII SMPN 7 Semarang mengatakan, adanya car free day di Jalan Pemuda sangat menyenangkan. "Biasanya, kan ini buat mobil-mobil dan banyak asap. Tapi sekarang kami bisa main disini. Coba kalau tiap Minggu ada," kata Nathanael.
Bersama beberapa teman, Nathanael berangkat naik sepeda dari rumahnya di kawasan Tanah Mas. Pihak sekolah memberitahu para siswa namun mereka tidak diwajibkan datang.
Pengajar Matematika SMPN 7 Semarang, Subowo, mengungkapkan, sekitar 50 persen dari total sekitar 700 siswa kelas VII dan kelas VIII datang ke Jalan Pemuda.
Aziz (37), warga Kampung Bedagan, Sekayu, Semarang Tengah, juga mengaku sangat menikmati car free day di jalan itu dengan berjalan-jalan bersama anaknya. "Kalau seperti sekarang lebih enak, udaranya lebih bersih, jadi aman mengajak anak," ujar Aziz.
Harapan Aziz, seperti halnya warga Kota Semarang yang lain, car free day dapat diadakan setiap Minggu agar setiap orang dapat berolahraga atau beraktivitas lainnya di kawasan itu tanpa terganggu polusi. Jika untuk tahap awal hanya berlangsung selama empat jam, ke depan diharapkan car free day dapat berlangsung sehari penuh.
Pemkot Semarang berencana membuat kegiatan itu secara rutin. Namun, masih akan dilakukan kajian dan evaluasi sebelum hal itu benar-benar diterapkan.
Sumber dari sini
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Godam: Jos Gandhos
-
endahyellow: Lheb Godhek

Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat