Ikuti Pollingnya, Nikmati Bandengnya 8

Jumat, 30 Apr '10 13:19

Warga Kota Semarang yang budiman, Polling Opojal.com kembali lagi. Kali ini kita bahas tentang Lawang Sewu, bangunan legendaris yang jadi landmark kota yang terkenal. Menurut Anda, bangunan tersebut lebih baik digunakan sebagai apa?

Tersedia 10 kaos bagi pemenang terpilih dan.....ini yang unik: ditambah 1 kg bandeng segar cabut duri dari mitra kami Bandeng Minaasa. Pemenang yang sah adalah yang mampu menunjukkan KTP (Kartu Tanda Penduduk) Kotamadya Semarang.

Silakan berikan pilihan dan komentar Anda. Pengumuman pemenang akan diberitahukan di Opojal.com pada 1 Juni 2010.

Menurut Anda, Lawang Sewu Semarang yang legendaris itu sebaiknya digunakan sebagai apa?

Seperti biasa, silakan kemukakan pilihan dan komentar Anda langsung dengan klik disini 

Ikuti polling-nya, nikmati bandengnya.... :)

Informasi mengenai Lawang Sewu bisa disimak di sini dan di sini.

 


Tag: polling lawang sewu semarang

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

nandsulaiman 0 0
Penataan lawang sewu juga harus diikuti penataan dari tugu muda. Banyak yang mengeluhkan , jika masih banyak anak2 gelandangan yang mandi di air mancur memperburuk pemandangan.
maknyos 0 0
nandsulaiman: bisa ikut pollingnya disini mas http://tentukan.c…_sebagai_apa
aa_haq 0 0
Harus daftar pula ke tentukan.com? Kok megahi temen arep oleh bandeng bae. Kakehan akun : ))
maknyos 0 0
aa_haq: msh dpt gratisan kok ya protes mas, usaha dikit kenapa to : p
titus katro 0 0
jadi museum semarang paling pas. Pemkot harus menyediakan banyak dana demi sebuah landmark. Jakarta punya monas surabaya punya museum tugupahlawan. Nah Semarang dengan Mandala Bhakti, Tugumuda dan Lawangsewu bisa jadi satu paket wisata sejarah. Ketiganya bisa dihubungkan dengan tunnel atau underpass, supaya kalo ke taman tugu muda dan 2 item lainnya lebih aman.
Mandala Bhakti buat museumnya, Tugumuda buat memorial parknya, Lawangsewu jadi pusat aktifitasnya.
Oh ya, dan pasar Bulu jadi parking areanya (tapi pikirkan sebaik-baiknya untuk relokasi pedagangnya).Pasti lebih meriah, terintegrasi dan bermanfaat.
Ludwin 0 0
Eh, nganu.......
Mohon maap, ini pendapat saya sih, tapi menurut saya Lawang Sewu itu kalo orang Jawa bilang : ewuh. Mau digunakan, sudah telanjur berkesan "singup", sehingga malah medeni. Mau dibongkar, ya eman-eman wong ya tinggal satu-satunya. Sebaiknya dibersihkan, dibabati belukarnya, dicet, dipadhangi pake lampu yang banyak, terus dipake jadi gedung pertunjukan seni saja. Kan lebih nyokot unsur greng-nya.
cendol 0 0
Ludwin: hehe la nanti nag ada medi lawang sewu pie jal.kan g asik , kalau pas pentas tiba tiba mak jegagik kerusupan hehehe piss ; )
suwita 0 0
Lawang Sewu sebaiknya dijadikan wahana kuliner dan pusat oleh-oleh semarang saja ..... saat ini di semarang banyak sekali bermunculan pujasera dan semuanya ngg pernah sepi pengunjung, lagipula Lawang Sewu sebagai pusat oleh-oleh bisa mengurangi kepadatan / penumpukan parkir di sekitar jalan pandanaran toh lokasinya juga masih di sekitar jalan ... See Morepandanaran. Tetapi mohon dikelola secara professional dengan tetap melestarikan bentuk bangunan (trademark). Kebersihan , keamanan dan lampu penerangan wajib ditingkatkan sehingga terkesan lebih terang, nyaman , asri dan tidak angker lagi ..... hi hi hi hi ihh.... welcome to Lawang Sewu ,,, Pusat Kuliner dan Oleh-oleh Khas Semarang ...
Bravo Semarang .... Dirgahayu kotaku !

Silahkan login untuk memberikan pendapat