Bukan Semarang Batik Carnival 8

Selasa, 27 Apr '10 16:53

Minggu Sore, 25 April 2010 di sepanjang Jalan Pemuda Semarang tampak warga Semarang berdesak-desakan menyaksikan iring-iringan karnaval penuh warna. Sekitar 16 penari dengan riasan cantik mengenakan kostum modifikasi batik yang spektakuler tampak anggun memberikan senyum kepada warga Kota Semarang.

Mereka adalah para penari dari Solo Batik Carnival (SBC) yang memeriahkan even bertajuk Asli Indonesia, yang merupakan rangkaian acara pameran bursa batik oleh Bokor Kencono mulai 23 April hingga 3 Mei 2010. Pameran juga diramaikan dengan lomba mencanting batik, lomba lilit kain batik, dan pemilihan putra-putri batik di Sri Ratu. Warga Semarang tampak begitu antusias menyaksikan karnaval ini.

Di tangan warga Solo batik dapat dimodifikasi menjadi karya seni tinggi yang lebih indah, inovatif, cantik, dan mempesona. Semarang juga mempunyai batik khas Semarang yang menarik dan layak dipamerkan kepada warganya, tetapi sangat disayangkan di Semarang sendiri belum ada Semarang Batik Carnival. Apakah Semarang bisa mengejar ketertinggalan dalam mengusung kearifan budaya lokal yang satu ini ke kancah nasional atau bahkan internasional? Hanya kita warga Semarang yang tahu dan bisa menjawabnya.


Tag: Semarang, Solo Batik Carnival, 25 April 2010

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

maknyos 0 0
yang ngisi malah orang solo to? paling tidak sudah ada event ini di semarang : )
Ahmed 0 0
Orang Semarang Juga ada Mas, antara lain :
-Karyawan Sri Ratu Pemuda
-Model-model dari Susan Budiharjo
-Biker dari komunitas Sepeda Onthel
-Pramuka SMK Negeri 2 Semarang
-Rombongan Reog

Kapan ya di Semarang ada SBC (Semarang Batik Carnival)...
didut 0 0
ya ngono kuilah med perhatian kota semarang thdp kebudayaan kotanya sendiri *sigh*
Ahmed 0 0
Iya Mas, semoga Walikota baru yang terpilih sekarang lebih bisa memberdayakan potensi wisata budaya di Semarang.
nonowaewis 0 0
Hehehehehehe...perhatikan kota Semarang
jatiblack 0 0
Kota Semarang nggak juga peduli dengan tradisi. Buktinya tradisi Dugderan yang cuma ada di Kota Semarang tetap lestari sampai sekarang. : )
jatiblack 0 0
Ralat:
Kota Semarang juga peduli dengan tradisi. Buktinya tradisi Dugderan yang cuma ada di Kota Semarang tetap lestari sampai sekarang. : )
Guffa Pamungkas 0 0
Namanya semarang Carnival tp kok penampilan solo batik carnival lebih memukau dari pada orang2 semarangnya... haha : )

Silahkan login untuk memberikan pendapat