Politik Uang Warnai Pilwakot Semarang 1

Rabu, 21 Apr '10 08:12

 

Pilwakot Semarang, Jateng, yang digelar hari Minggu (18/4) diwarnai aksi money politic. Pada detik-detik terakhir pencoblosan, Panwas Kota Jateng menemukan amplop berisi uang Rp 10 ribu.

Ketua Panwascam Semarang Timur, Oentung Kristowardhono mengatakan, peristiwa itu terjadi di Kelurahan Kebon Agung. Pelakunya diperkirakan tim sukses salah satu kandidat.

"Isi amplop, uang Rp 10 ribu dan gambar pasangan calon," katanya ketika dihubungi melalui telepon, Minggu (18/4/2010).

Oentung enggan menjelaskan gambar pasangan calon yang ada di dalam amplop. Namun menurut informasi yang dihimpun, pasangan itu adalah Bambang Raya-Kristanto yang diusung Partai Golkar dan partai non parlemen.

"Bisa saja, praktik seperti ini ada di kawasan lain, tapi kami kesulitan mengendusnya," ungkapnya.

Meski persoalan itu selesai di lapangan, Oentung mengaku akan melaporkan hal itu ke tingkat yang lebih tinggi, yakni Panwas Kota Semarang. Beberapa hal lain seputar pencoblosan juga akan dilaporkan dalam evaluasi usai penghitungan.

Pilwakot Semarang diikuti 5 pasangan. Saat ini, pencoblosan telah usai, dan langsung dilanjutkan dengan penghitungan suara. Hasil penghitungan ditampilkan di monitor yang ada di tiap kecamatan. 


Tag: pilwakot semarang

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

jatiblack 0 0
Sudah menjadi rahasia umum. Nggak ada uang nggak sayang. Begitu juga para pemilih, nggak ada uang nggak milih. Dari pengalaman Pemilihan Legislatif kemarin, ada yang kasih amplop & disuruh milih calon dari partai tertentu. Tentu saja uang tak ambil, calon nggak tak contreng. : )
Yang namanya dikasih uang kenapa musti nolak?? Toh, nanti kita milih apa juga nggak ada yang tahu. : )

Silahkan login untuk memberikan pendapat