Program Lingkungan dan Kelestarian Alam Kota Semarang 2
Selasa, 13 Apr '10 08:16
Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Tengah meminta agar walikota dan wakil walikota yang terpilih memimpin Kota Semarang selama lima tahun mendatang memperhatikan program lingkungan dan kelestarian alam. "Harus menjadi prioritas program karena kondisi lingkungan Semarang sudah sangat parah," kata Direktur Walhi Jawa Tengah Arif Zayyin kepada Tempo, Ahad (11/4).
Parahnya kondisi lingkungan Kota Semarang bisa dilihat dari berbagai indikator seperti menjadi langganan banjir dari tahun ke tahun. Alih-alih berkurang, peristiwa banjir di Kota Atlas ini justru semakin besar intensitas kejadiannya. Selain itu, persoalan rob (hembasan air laut ke daratan) di Semarang bagian utara juga belum bisa diselesaikan.
Terkait pelestarian alam, Arif mengatakan, kawasan-kawasan konservasi di Semarang bagian atas harus diperhatikan karena saat ini dialihfungsikan menjadi pemukiman. Padahal, kata dia, kawasan tersebut menjadi penyangga dan pengaman agar Semarang bagian bawah tidak terkena banjir.
Zayyin mencontohkan alih fungsi lahan di Gunung Pati dan Bukit Semarang Baru (Ngaliyan dan Mijen) yang sudah sangat parah. "Yang dulu ada pohon-pohon sekarang sudah dibabat habis," kata dia sambil menambahkan praktek penambangan di Semarang juga semakin membabi buta.
Sejauh ini Walhi menilai lima calon wali kota dan wakil walikota yang berkompetisi belum memiliki konsep yang jelas mengenai program lingkungan. "Setelah kami perhatikan, mereka hanya berkutat pada program nyata dan berorientasi jangka pendek seperti pendidikan dan kesehatan," kata Arif "Program lingkungan yang berorientasi jangka panjang sama sekali tidak muncul."
Guru Besar Ilmu Lingkungan Universitas Diponegoro Semarang, Profesor Sudharto, juga meminta agar walikota di masa mendatang menumpukan orientasi pembangunannya tidak hanya pada ekonomi dan penanganan masalah lingkungan parsial. "Karena jika orientasi masih seperti itu maka kondisi akan semakin buruk," kata Sudharto.
Tag: pilwakot semarang
Terkait:
-
Politik Uang Warnai Pilwakot Semarang
Rabu, 21 Apr '10 08:12 -
Pemilihan Wali Kota Semarang Sepi Peminat
Selasa, 20 Apr '10 08:14 -
Ikut Pollingnya Dapatkan Kaos OpoJal dan Voucher Culture Cafe
Kamis, 25 Mar '10 14:25
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
bontotrepot: manteb nda
-
maknyos: Sip Tenan
-
jatiblack: manteb nda
-
endahyellow: Sip Tenan
Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat