Orang Semarang itu Pelit, Benarkah? 9
Rabu, 7 Apr '10 22:27
27 tahun hidup di Semarang, sejak lahir jebrol sampai meninggalkan Semarang 10 tahun lalu, saya masih nggak kerasa kalau orang Semarang itu ternyata terkenal pelit, penuh perhitungan. Bahkan sama diri sendiri maupun keluarga saya nggak merasa kalau diri ini pelit. Tapi ternyata setelah meninggalkan Semarang buat nyangkul di Jakarta, baru sadar dan merasa ooo ternyata bagi orang di luar Semarang, terutama di luar Jawa Tengah, Orang Semarang Itu Pelit.
Menyangkut pelit ini, saya jadi inget Ibu saya waktu sering pergi ke pasar, entah itu Pasar Bulu atau Pasar Johar, saking gigihnya nawar waktu beli satu barang, Bapak saya sampai bilang, Ngeyange direwangi Selawe Balik Pindho, kurang lebih artinya, nawar kok sampai selisih dua puluh lima rupiah kok dibela-belain bolak balik sampai dua kali. :)
Dan ternyata kegigihan Orang Semarang dalam nawar harga, sampai dijadikan pegangan perusahaan-perusahaan di Jakarta bahwa kalau mau mencari pegawai bagian Buyer atau Merchandising, carilah orang Semarang. Dijamin tokcer....
Pernah juga ketemu orang-orang semarang di perantauan ini, mereka ngeles bahwa itu bukan pelit namanya tapi bertindak rasional :)
Bagaimana menurut anda?
Tag: pelit, pasar bulu, pasar johar
Terkait:
-
Semarangku Sayang
Senin, 27 Jun '11 22:36
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
bontotrepot: Biasa wae
-
maknyos: Sip Tenan
-
jangan tanya nama saya:
-
nonowaewis: manteb nda
-
cilikiyik: manteb nda
-
LeGo: Sip Tenan
-
lakone: manteb nda
-
endahyellow: Sip Tenan

Komentar:
gk semuane mas..
lakone, wong semarang ki sugih-sugih, ning kutone dhewe ra ngetoki sugih. Perkiraan kuwi yo iso bener. Lha akeh wong sugih jakarta ternyata yo soko semarang .....
ato saya yg gak nyambung
Silahkan login untuk memberikan pendapat