Semarang Bisa Bebas Banjir? 26
Sabtu, 20 Feb '10 08:24
Kemarin baru saja kota Semarang diguyur hujan lebat lagi, dan lagi-lagi Semarang banjirrrr...sampai kapan banjir menggenangi kota Semarang setiap kali hujan deras selama 2 jam??
Jalan-jalan banjir mengakibatkan ketidaknyaman pengguna jalan karena disana-sani jalan berlubang kadang mengakibatkan pengguna jalan khususnya pengendara sepeda motor yang bisa kapan saja terperosok. Belum lagi membuat macet dan akhirnya memperlambat aktivitas warga kota Semarang.
Banjir kemarin sore diakibatkan oleh meluapnya Kali Banjir Kanal Timur. Kalau tidak salah beberapa bulan sebelumnya Kali tersebut sudah di keruk untuk mengurangi kedangkalan Kali Banjir Kanal Timur.
Tapi tidak berpengaruh banyak, karena curah hujan yang sangat deras dan pengerukannya pun tidak sampai ke muara di sekitar pelabuhan Semarang.
Banjir merupakan sebuah tradisi (tradisi kok menyedihkan ya) yang sudah ada sejak jaman saya lahir sampai sekarang. Tapi apakah tradisi yang tidak bagus ini tidak bisa dihilangkan? Saya berharap calon pemimpin baru di Semarang mempunyai program yang bisa dihandalkan untuk menanggulangi banjir yang sudah berpuluh-puluh tahun menghantui kota Semarang tercinta.
Semoga Semarang Kaline Banjir hanya cuman di lagu saja :)
AYO KAMU PASTI BISA!
foto dipinjam dari sini
Tag: semarang banjir
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
maknyos: Lheb Godhek
-
m. huda: Sip Tenan
-
awalsadja: Sip Tenan
-
mbah'e:
-
cendol: Jos Gandhos
-
tofan mawon: manteb nda
-
cilikiyik: Sip Tenan
-
nonowaewis: Lheb Godhek
-
jatiblack: Sip Tenan
-
endahyellow: Sip Tenan

Komentar:
semoga next leader kita lebih bijak dan pandai dalam mengambil sebuah kebijakan buat semarang. lama-lama bosan juga jadi warga semarang yang gini-gini aja...
untuk efek yang pasti berhasil adalah dengan cara membangun kanal baru untuk semarang... kalau dirasa itu belum mampu, setidaknya serempak mengusahakan saluran air bisa lancar ke hulu... bagaimanapun semarang adalah dataran rendah yang cuma sebagai kota kubangan air... dari sejak dulu kala.
maka lebih baik kita memikirkan mau di kemanakan air itu..
semoga pemimpin kota semarang ada ide cemerlang. dalam waktu dekat ini.
saka letak geografis seharuse semarang isa menanggulangi banjir.Lha iku tinggal krenteg e warga semarang, terutama yo walikota sbg simbol pemimpin e semarang. Yen saka walikotane niat tenan yo tak kiro isa terujud kok.
lha mumpung iki ngadep i pilwakot, ayo pilih walikota sing tenanan musuhi banjir e kutha semarang, sing duwe keinginan kuat ngerubah imej semarang kota banjir dadi semarang ora banjir.
ojo mung iso janji2 seribu janji , ndak akan kau tepati
Siapa aja boleh jadi Walkot semarang asal jelas tujuannya g pamer harta n dibagi2 ke orang2...pastinya memberi lapangan kerja n bikin semarang paling g mati kutu buat wirausaha.banyak usaha yg lebih banyak usahanya ketimbang konsumennya.Padahal Semarang dikenal sebagai kota Bisnis,jd buat walikota yg baru moga aja bisa memanfaatkan fasilitas kota seperti kota lama,cerdas berpikir kedepan buat membangun semarang yang baru..jgn sampai orang berpikiran "Jenuh Tinggal di Semarang"...Caiyo Semarang...buktikan SEMARANG PESONA ASIA.....
Mungkin gak kalau misalnya banjir itu jadi nilai positif untuk Semarang.
Misalnya, dengan banjir kita bisa menawarkan paket wisata banjir keliling kota lama, stasiun tawang, atau daerah mana yang memungkinkan utk jadi tempat wisata banjir. Bayanganku kaya Venice gitu, keliling kota naik gondola.. kan belom ada kota yang punya ide gitu -mungkin-.
Tentu saja tetep ada yang dibenahi, masalah kebersihannya paling enggak, mosok wisata kok mambune badeg kan rak lheb. Tapi setidaknya itu kan lebih mudah daripada berusaha menghilangkan banjir dari kota Semarang.
piye nda?
lagian mesakne yang kelewatan sbg tempat wisata banjir, turis e seneng2 ngguya-ngguyu lha yang kelewatan senep!
tertawa diatas penderitaan orang laen kang
itu kan baru ide dasarnya..
yo mungkin gak perlu diliwatke daerah pemukiman po piye
intine kan awak dhewe pengen semarang jadi lebih baik..
mumpung ada ide, ya ditelorkan wae
mbok menawane.. sopo ngerti..
wallahu a'lam
he eh rak?
Sebetulnya yang dilakukan pemkot sudah bagus, buat waduk, tambah pompa air, pengerukan banjir kanal dan sebagainya. yang perlu ditambah mungkin konsistensinya ya. selain itu kesadaran warga untuk menjaga agar saluran air tetap bisa lancar mengalir
mungkin ada benernya juga klo reklamasi pantai di larang saja,terus klo daerah resapan air ya jgn utk perumahan....terus setiap pengembang perumahan diwajibkan membangun kolam penampungan air.....
gimana tuh..??
So Banjir yang datang menuntut kita untuk tetap menjaga alam ini.
Silahkan login untuk memberikan pendapat